Selasa, 05 Januari 2010

Sinopsis The Great Queen Seon Deok Episode 12


Kim Yong Chu, Bo Jong dan Im Jong menunggu kedatangan prajurit Hwarang di perbatasan Silla. Mereka terperanjat saat melihat Seok Bum dan Al Cheon yang terluka berusaha mendekati mereka. Kim Yong Chu memerintahkan untuk menolong prajurit yang terluka. Im Jong dan Bo Jong mengunjungi Seok Bum dan Al Cheon yang terluka dan memuji kepahlawanan mereka. Al Cheon bertanya apa ada yang kembali setelah mereka, Bo Jong berkata mereka adalah prajurit terakhir yang kembali. Bagaimana dengan Kim Yu Shin dan Yonghwa hyandonya? tanya Im Jong. Seok Bum berkata mereka mengorbankan diri sebagai umpan agar mereka lolos, Al Cheon sangat takut mereka tidak selamat.

Tiba-tiba ada teriakan dari penjaga. Semua keluar dan melihat Kim Yu Shin, Deok Man dan semua pasukan Yonghwa hyangdo kembali ke base dalam kondisi habis-habisan. Mereka terjatuh kelelahan, Kim Yong Chu dan semua prajurit Hwarang berlari ke arah mereka. Al Cheon mengembalikan plakat bendera Yonghwa Hyangdo milik Kim Yu Shin dengan utuh. Kim Yu Shin dengan bertumpu pada benderanya berusaha bangkit tapi pingsan karena kelelahan.

Kim Yu Shin sadar dan melihat ayahnya juga selamat, begitu juga dengan anggota pasukannya. Deok Man berkata Kim Seo Hyeon sebenarnya sudah terkepung tapi tiba2 seseorang datang dan menyelamatkannya. Kim Yu Shin bertanya siapa orang itu, ayahnya juga tidak tahu. Orang itu menolongnya dan membawanya dengan kuda sehingga ia selamat. (Tirza : mungkin Moon Noh) Joo Bang berkata ini pasti kehendak langit dan ada bintang kemujuran bersama mereka. Semuanya setuju dan bersyukur.

Seol Won Rang dan Kim Seo Hyun menghadap Raja. Raja sangat senang dengan keberhasilan dan kepahawanan mereka. Sehingga wilayah Silla menjadi aman dan semakin kuat. Raja menganugerahkan tanah 5000 acre kepada Seol Won Rang dan mengangkat Kim Seo Hyun sebagai Menteri Pertahanan. Kim Seo Hyun berhak mengikuti rapat dewan menteri di istana. Kim Yu Shin diberi tanah di Ahnyeong dan semua anggota Yonghwa dan keluaga mereka diberi hadiah. Semua berterima kasih atas kemurahan Raja.

Di markas Hwa Rang, Putri Cheon Myeong mengadakan perayaan tersendiri. Putri sangat senang dan memuji keberanian para Hwarang sehingga ia menaikkan tingkat Hwarang yang berjasa. Putri menaikkan bendera Bi Cheon Ji Do sehingga mereka sangat bergembira. Sedang untuk Kim Yu Shin dan Yonghwanya, Putri mengangkat Yong hwa menjadi Pung Ru Hwan Geon yaitu cadet Hwarang elite dan menaikkan bendera mereka. Deok Man dan teman2nya bersorak gembira. Bo Jong dan yang lainnya menerima kenaikan mereka.
Pelayan istana Sam Wyol mengumumkan bahwa akan ada perayaan untuk Hwarang dan mengundang Yonghwa untuk menghadiri jamuan makan. (makan-makan..)

Para kapten Hwarang minum bersama. Al Cheon menuangkan arak untuk Kim Yu shin sebagai ucapan selamat. Kim Yu Shin juga berterima kasih padanya, tapi Al cheon berkata ia harus berterimakasih pada pasukan Yonghwa yang berisik itu. Im Jong bersulang untuk mereka. Seok Bum agak canggung tapi dia memuji Yonghwa yang tidak egois dan menjunjung kebenaran. Kim Yu shin tidak akan dikerjain lagi. Al Cheon juga berkata Kim Yu Shin masih agak kasar tapi selama ia tetap jujur, simpel, tulus, dan setia semua kelebihan itu yang membawanya ke tingkat ini.

Seok Bum melihat Al Cheon mulai akrab dengan Kim Yu Shin. Tentu saja kata Al Cheon kami bersaudara. Seok Bum menyinggung ketidaktaatan Yonghwa pada perintah Al Cheon, tapi Al cheon berkata itu karena ia salah pertimbangan. Al Cheon juga berkata kalau bukan karena Yonghwa keras kepala, maka Seok Bum juga belum tentu selamat. Seok Bum berkata ia mengatakan hal ini bukan maksud apa2, ia ingin memuji Kim Yu Shin. Tapi Seok Bum terlalu banyak bicara dan menyinggung Kim Yu shin, sehingga Kim Yu shin berdiri dan berkata ia sampai disini karena perjuangannya, ia juga tidak membiarkan jika ada yang menghina Putri.

Bo Jong membentak Seok Bum dan berkata cukup. Seok Bum tanya apa ia salah. Bo Jong mengulang : Cukup! Kita semua sama yaitu melayani Putri sebagai Kepala Hwarang, lalu Bo Jong mendekati Kim Yu shin dan menuangkan arak untuk bersulang. Putri Cheon Myeong masuk, semua Hwarang berdiri.

Putri bertemu secara pribadi dengan Kim Yu shin. Putri berterima kasih karena Kim Yu shin sudah kembali dengan selamat. Aku tidak dapat melakukan apapun saat mendengar kabar kalian menempuh resiko dalam pertempuran. Aku minta maaf sudah membuatnya menjadi pertaruhan dengan Mi shil. Kim Yu Shin juga minta maaf karena membuat Putri ada dalam posisi terjepit. Putri berkata Kim Yu shin tidak bijaksana, Kim Yu Shin minta maaf. Putri berkata Kim Yu Shin memang sudah tidak bijaksana dan tidak berhati-hati dari dulu. Kim Yu Shin merasa tidak enak.Putri masih memegang batu jade yang ingin ia berikan pada Kim Yu Shin. Dayang Putri bertanya mengapa ia masih menahannya, Putri berkata ia akan memberikan batu jade itu saat Kim Yu shin kembali dengan selamat. Putri tersenyum saat Kim Yu shin berkata Anda benar2 Pemimpin Hwarang.

Seol won Rang tidak percaya dengan apa yang terjadi. Dia berkata pada Mi Shil mereka harus melakukan sesuatu. Tapi Mi Shil diam. Mi shil justru berpendapat biarkan saja dulu. Ini mengingatkannya pada Seol won dulu ketika muda, ia juga menang perang dan merasa kuat, benar2 mirip. Mi Shil memerintahkan untuk mengadakan perjamuan untuk Kim Seo Hyun dan Seol Won Rang.

Ha Jong tidak mengerti pemikiran ibunya. Ha Jong tidak pernah menyukai Seol Won, tapi saat ini dia berpihak pada Seol Won. Ha Jong bertemu ayahnya dan mengeluhkan ini. Sejong tidak dapat melakukan apapun ini adalah perintah Raja. Ha Jong ingin mereka menghilangkan kekuatan Kim Seo Hyun sebelum mereka menguasai istana.

Sejong berkata Mi Shil tidak berencana membunuh Kim Seo Hyun sejak semula. Mi Shil ingin memelihara anjingnya lebih lama. Ha Jong tidak mengerti. Sejong berkata Mi shil ingin berbaik hati dan mendukung Kim seo Hyun dan membuat anjingnya (maksudnya Seol Won Rang) bekerja dan gelisah. Anjing harus diberi makan dengan pas, jika terlalu banyak atau terlalu sedikit, ia tidak akan berfungsi sebagai anjing. Ini adalah pertempuran antara kecerdasan dan kesetiaan. Hajong tidak mengerti dan masih merasa ibunya terlalu rumit, dia bahkan bertanya apa ibunya berniat memelihara anjing. Sejong menyerah dan merasa anaknya benar2 idiot. (bwa..ha..ha, menurutku serial ini kalo ngga ada Hajong ama Mi saeng jadi kurang rame..bener2 badut.)

Seol won Rang benar2 marah karena Mi Shil mendukung Kim seo Hyun dan menyingkirkan dirinya. Bo Jong meyakinkan bahwa ibunya bisa melakukan hal itu. Kim Seo Hyun adalah pengikut Raja dan Putri Cheon Myeong. Seol Won berkata dulu ia adalah pengikut Raja Jinheung dan dia mengubah pikirannya karena mengasihani Mi shil (Seol Won kan dulu seharusnya membunuh Mi Shil, ada surat perintahnya lagi.). Seol Won merasa ia sudah salah menilai KimSeo Hyun. Mi Shil punya kecenderungan untuk berpihak pada orang yang menang perang atau kembali dari perang dengan selamat.

Mi Shil mengadakan perjamuan dan memuji Kim Seo Hyun dan Seol Won, ia berkata ia merasa sangat aman berada diantara para pahlawan. Bo Jong bertemu Hwa Jung, dia berkata perjamuan akan berakhir sekitar tengah malam. Saat ini, Nang Mun akan penuh dengan Nangdo yang mabuk sehingga akan menjadi kamuflase yang bagus untuk melakukan pembunuhan. Sementara itu Joo Bang mencoba menyentuh dayang istana dengan berpura-pura memeriksa denyut nadinya.

Deok Man melihat Kim Yu Shin sedang minum sendiri dan menemuinya. Deok Man berkata Kim Yu Shin sudah menyelamatkan nyawanya dua kali. Kim Yu Shin bertanya apa Deok Man merasa berterima kasih padanya. Deok Man mengiyakannya. Kim Yu Shin meminta kesetiaan Deok Man padanya. Deok Man diam saja. Kau memang keras kepala kata Kim Yu shin. Deok Man berkata ia akan bersumpah setia jika ia bisa mengerti beberapa hal dalam hidupnya, misalnya mengapa Chil Sook dikirim untuk membunuhnya, siapa dia sebenarnya. Kim Yu shin berkata Deok Man akan terseret dalam politik dengan perilaku seperti itu. Deok man tidak mengerti dengan perang. Kim Yu Shin menawarkan arak pada Deok Man. Kim Yu Shin berkata mungkin orang hanya ingin mengikuti seseorang dengan harapan baru seperti yang ia lakukan untuk Putri. Kim Yu Shin minum lagi dan Deok Man menghentikannya dan berkata ia sudah cukup minum.

Mi Saeng membisikkan berita penting pada Mi Shil, Mi Shil kaget dan merasa kesal.

Kim Yu Shin sudah mabuk dan bertanya apa hubungan Deok Man dengan Putri. Deok Man tidak mengenal Putri. Kim Yu Shin keceplosan bicara ia berkata Putrilah yang memintanya untuk merekrut Deok Man masuk ke Yonghwa. Deok Man merasa heran. Kim Yu Shin bergumam pasti karena keberuntungan Deok Man maka mereka dapat kembali dengan selamat. Deok Man ingin bertanya lebih lanjut mengenai Putri tapi Kim yu shin sudah tertidur.

Cheon Myeong dengan baju biarawatinya menyelinap mencari Deok Man. Cheon Myeong melempar Deok Man agar Deok Man melihatnya. Deok Man kaget melihat Cheon Myeong. Ia meyakinkan bahwa Kim Yu Shin sudah tidur, kemudian menarik Cheon Myeong, mengapa Cheon Myeong ke tempat ini. Di sini ada banyak prajurit pria (emangnya Deok Man bukan cewek..he..he). Kim Yu Shin dalam keadaan setengah sadar, melihat Deok Man dengan seorang biarawati.

Seol Won Rang memarahi Bo Jong. Apakah ia sudah kehilangan akal sehatnya. Bagaimana ia dapat merancang sesuatu yang gila dan tidak masuk akal seperti ini. Jika Seol Won ingin membunuh Kim Seo Hyun, ia bisa melakukannya di medan perang. Bo Jong tidak mengerti. Seol Won bertanya dimana pembunuhan akan dilaksanakan. Bo Jong berkata pembunuhnya adalah seseorang yang memiliki dendam pribadi dengan Kim Seo Hyun. Seol Won menarik baju anaknya dan berkata ia harus terbiasa dengan perasaan kalah agar dapat bertahan mendampingi ibunya. Bo Jong berdalih, ia mau membunuh Moon Noh juga demi ibunya.

Mi Shil masuk dan jelas kelihatan sangat marah. Dimana kau merencanakan pembunuhan? Mi Shil berteriak pada Bo Jong : Dimana kau merencanakan rencana berani dan gilamu itu ?

Cheon Myeong berkata ia sangat lega Deok Man bisa pulang dengan selamat. Deok Man bilang ia benar2 hampir mati di perang. Deok Man tiba2 bertanya apa ia adalah Tuan Putri. Cheon Myeong kaget, mengapa? Karena Putri membuat Deok Man menjadi Nang do karena Putri merasa berterima kasih atas bantuan Deok Man. Cheon Myeong berkata itu mungkin saja. Deok Man juga bercerita bahwa Kim Yu Shin ingin ia sumpah setia padanya seperti Kim Yu Shin bersumpah pada Putri. Mengapa kau tidak bersumpah pada Kim Yu Shin? Deok Man merasa ia ke tempat ini untuk mencari jawaban. Deok Man ingin tahu apakah cukup berharga untuk bersumpah pada Kim Yu Shin. Ia ingin tahu siapa dirinya sebelum memutuskan untuk setia pada seseorang.

Hwa Jung sudah bersiap untuk membunuh Kim Seo Hyun. Seol Won dan Bo Jong menyusulnya. Seol Won melihat Hwa Jung siap membidik. Ia meraih busur dan panah Bo Jong dan menembak Hwa Jung. Panah tetap terlepas ke arah Kim Seo Hyun,meleset tapi membuat kuda Kim Seo Hyun melonjak dan Kim Seo Hyun terjatuh. Pengawal Kim Seo Hyun melihat Hwa Jung, mereka langsung mengejarnya. Pengawal Tuan Kim dihadang Seol Won dan Bo Jong yang pura2 khawatir. Seol Won bertanya apa Kim Seo Hyun baik2 saja. Ia memerintah Bo Jong membantu pencarian.

Cheon Myeong pulang dan berkata pada dirinya sendiri ia akan meyakinkan Deok Man untuk setia padanya karena itu cukup berharga. Deok Man juga memikirkan pertanyaan yang sama yang diajukan Kim yu Shin. Ia ingat saat Kim Yu Shin menggendongnya dan membandingkan saat ia menggendong So Hwa. Tiba2 ada teriakan "tangkap dia". Cheon Myeong juga mendengarnya dan ia bersembunyi saat Hwa Jung berusaha melarikan diri. Hwa Jung berlari ke arah Deok Man dan Deok Man heran melihat Hwa Jung. Ada teriakan yang mengatakan pembunuhnya mengenakan seragam Nang do. Hwa Jung dan Deok Man saling melihat diri sendiri dan mereka mengenakan seragam Nang Do. Hwa Jung memberi isyarat pada Bo Jong.

Cheon Myeong kembali ke istananya dan merasa lega karena tak seorangpun memergokinya. Pelayan menyambutnya. Ia benar2 terkejut saat orangtuanya Raja dan Ratu Maya keluar menemuinya. Cheon Myeong berkata ini tidak seperti yang Ayah lihat. Ratu bertanya apa benar Cheon Myeong menemui seorang Nang do. Cheon Myeong melihat pelayannya. Jelas, pelayannya sudah mengatakan segalanya pada Raja. Raja berkata tidak apa jika orang itu Hwarang tapi dia hanya seorang cadet. Putri berkata Deok Man adalah temannya yang pernah berjasa padanya, Raja pernah bertemu dengannya. Raja tetap marah dan menghukum Putri. Raja melarang Putri keluar dari kamarnya.

Kim Yu Shin kaget sekali saat mendengar Deok Man ditangkap karena tuduhan pembunuhan terhadap ayahnya. Kim Yu Shin tidak mempercayainya. Raja juga terkejut ada orang yang berani melakukan percobaan pembunuhan terhadap Kim Seo Hyun. Dia juga lebih terkejut saat mendengar pembunuhnya adalah Yonghwa cadet, anak buah Kim Yu Shin. Mi Shil berkata mereka harus menyelidiki ini karena sepertinya ada mastermind-nya (look who's talking..).Mi Shil juga berkata ada yang melihat seorang wanita dengan jubah biarawati terlihat di tempat kejadian. Mungkin ada pembunuh yang menyamar.

Mi shil meyakinkan dia sedang mencari biarawati itu yang mungkin membantu pembunuh. Raja sudah tahu siapa biarawati itu. Raja dan Ratu mengkonfirmasi Putri bahwa cadet yang ditemuinya adalah dari Yonghwa. Putri membenarkan tapi bagaimana Raja tahu. Raja menceritakan insiden Kim seo Hyun dan berkata Deok Man adalah pembunuhnya. Putri terkejut, ia tahu bukan Deok Man. Ia ingin bersaksi untuk menolong Deok Man.

Ratu melarangnya karena Putri akan diejek oleh semua orang karena bertemu seorang Nang Do. Raja juga berkata tidak ada yang dapat mereka lakukan. Cheon Myeong berkeras, Deok Man dapat menjadi korban salah tangkap. Raja memerintahkan Cheon Myeong dikurung di kamar dan tak seorangpun boleh menemuinya. Raja minta kasim untuk menjaga Cheon Myeong.

Kim Yu Shin menemui Seol Won Rang dan berkata Deok Man bukan orang yang sanggup melakukan perbuatan seperti itu. Ayahmu hampir mati terbunuh kata Seol Won. Kim Yu Shin tetap berkata Deok Man tidak punya alasan melakukan pembunuhan itu.

Deok Man diguyur seember air. Dia ditanya siapa yang mengirimnya, Deok Man tetap tidak merasa melakukannya. Saat ditanya siapa biarawati yang terlihat bersamanya, Deok Man tidak mau mengungkapkan identitas Cheon Myeong. Kaki Deok Man dipukul. Kim Yu Shin masih memohon untuk menemui Deok Man. Seol Won justru balik bertanya apa Kim Yu Shin juga ditipu dan dimanfaatkan oleh Deok Man. Kim Seo Hyun berkata biarkan Kim Yu Shin menemui Deok Man.

Cheon Myeong menyerahkan surat untuk disampaikan pada Kim Yu Shin.Pelayannya masuk diikuti kasim yang melarang surat itu disampaikan pada Kim Yu Shin. Cheon Myeong memohon agar surat itu disampaikan tapi sia-sia.

Kim Yu Shin menemui Deok Man
Kim Yu Shin : Deok Man apa kau sadar?
Deok Man : Kim Yu Shin?
Kim Yu Shin : Kau harus jujur padaku, aku hanya bertanya satu kali, kau..dengan alasan apapun ingin membunuh ayahku.
Deok Man : Tidak
Kim Yu Shin : Apakah kau mata-mata Baekje?
Deok Man : Bukan..

Kim Yu Shin juga bertanya tentang biarawati yang terlihat bersama Deok Man. Deok Man berkata ia temanku, kami bertemu di Manno. Kim Yu Shin menanyakan identitas biarawati itu. Namanya Ji Eun dari kuil Chil Dong Sa.

Yonghwa tidak dapat mempercayai bahwa Deok Man dituduh membunuh Kim Seo Hyun. Joo Bang baru berkata ia juga ada saat Deok Man dituduh membunuh. Kim Yu Shin meledak, mengapa Joo Bang baru bilang..Deok Man terancam nyawanya. Joo Bang takut jika hubungannya dengan dayang istana ketahuan, mereka juga terancam. Joo Bang melihat Hwa Jung dan Deok Man, Hwa Jung tiba2 berkata ini pembunuhnya. Ia juga melihat biarawati yang bertemu Deok Man, mereka seperti teman lama. Apa yang mereka bicarakan, tanya Kim Yu Shin. Mereka berbicara mengenai Putri.

Kim Yu Shin ingat bahwa biarawati itu adalah teman Deok Man saat di benteng Manno dan ingat saat ia melihat Deok Man menyeret Cheon Myeong sebelum ia tertidur dan menyadari betapa bodoh dirinya. Kim Yu Shin ingin bertemu Putri, tapi kasim berkata saat ini Putri tidak boleh bertemu siapapun karena sedang tidak enak badan.
Joo Bang menemui Kim Yu Shin dan berkata ia bersedia menjadi saksi untuk Deok Man. Kim Yu Shin berkata, Deok Man sudah selesai diperiksa. Sekarang ia menghadap Mi Shil dan Seol Won, jarang ada orang yang dapat keluar hidup2 dari tempat itu.

Bo Jong mendapat kabar, Yonghwa sudah menemukan biarawati yang dicari dan dapat menjadi alibi Deok Man. Seorang biarawati dikawal oleh Go Do dan Hwa Jung bersiap membidiknya, saat ia merasakan desiran dingin belati di lehernya. Kim Yu shin! "Bangun..perlahan.." Biarawati itu membuka mantelnya, ternyata Joo Bang..Apa aku cantik ? tanya Joo Bang.

Kasim meminta Putri makan dan saat ia masuk, ternyata kamar Putri kosong. Ia melihat tali dari kain di jendela. Sepertinya Putri melarikan diri. Semua panik dan mencari, meninggalkan kamar Putri dalam keadaan kosong dan terbuka. Pintu lemari terbuka, Putri bersembunyi di dalam lemari, dengan mudah Putri keluar. (she's really smart ..).

Deok Man diperiksa oleh Seol Won, Deok Man tetap tidak merasa bersalah. Seol Won berkata Deok Man benar2 keras kepala. Kim Yu Shin masuk. Seol Won bertanya ada apa. Melihat sekilas ke arah Deok Man, Kim Yu Shin berkata, mereka telah menyebarkan rumor tentang biarawati itu dan ternyata ada yang memakan umpan mereka. Siapa ? Kim Yu Shin menghadapkan Hwa Jung. Kim Yu Shin juga memberikan bukti anak panah yang sama yang dengan yang ditembakkan ke arah ayahnya. Kim Yu Shin menodongkan pedangnya ke arah Hwa Jung : Siapa yang menyuruhmu?

Hwa Jung melihat ke arah Mi Shil, ia memiliki dendam pribadi dengan Kim Seo Hyun. Dia adalah keturunan Daegaya. Kebenciannya pada Silla yang telah menjajah Daegaya sangat besar. Dia sangat membenci keluarga yang berkuasa seperti Kim Hu Ryeon dan Kim Seo Hyun. Hwa Jung berkata, ia akan pergi. Ia berlari menikamkan dirinya di pedang Kim Yu Shin. Hwa Jung bunuh diri. Mi Shil puas karena sudah selesai dan Kim Yu Shin kaget.

Kemudian Mi Shil berdiri untuk memberi hormat pada Putri Cheon Myeong
Semua memberi jalan untuk Putri. Deok Man melihat Putri dengan pandangannya yang kabur.

Deok Man : Pu..tri..?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar